Incaran.com Lombok Timur NTB - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) resmi melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kemenhaj kabupaten/kota se-Indonesia. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebanyak 11 pejabat dilantik, salah satunya Riza Laely Ikayanti, S.H.I., M.E., yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kemenhaj Kabupaten Lombok Timur.
Elly, sapaan akrabnya, menjadi salah satu Kasi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji termuda di lingkungan Kemenhaj NTB. Pelantikan dilaksanakan secara daring melalui Kanwil Kemenhaj Provinsi NTB di Mataram, Rabu (23/9/2026).
Mengemban amanah baru, Elly kini memiliki tanggung jawab dalam mengawal berbagai tahapan teknis penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Lombok Timur.
Mulai dari proses pe-masporan calon jemaah haji, perekaman visa bio, pelaksanaan manasik, hingga persiapan pemberangkatan dan pemulangan jemaah menjadi bagian dari tugas yang harus dikawal.
“Jabatan sebagai Kasi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji tentu menjadi semangat baru untuk mendorong kelancaran tugas pelayanan haji dan umrah di Lombok Timur,” kata Elly saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2026).
Proses Paspor Jemaah Terus Dikebut
Saat ini, persiapan calon jemaah haji Lombok Timur untuk keberangkatan 2027 terus berjalan. Proses pemaspasan disebut telah mencapai kisaran 50 hingga 70 persen.
Jemaah yang paspornya telah selesai selanjutnya akan dipanggil untuk menjalani proses perekaman visa bio.
Setelah itu, calon jemaah akan mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur sebelum memasuki tahapan pelunasan.
“Jumlah jemaah haji reguler sebanyak 1.114 orang, ditambah jemaah lanjut usia sebanyak 65 orang,” jelasnya.
Elly menargetkan seluruh dokumen paspor calon jemaah haji Lombok Timur dapat dituntaskan pada Oktober 2026.
Ia mengapresiasi sikap calon jemaah haji Lombok Timur yang selama ini dinilai cukup kooperatif dalam mengikuti setiap tahapan dan arahan petugas.
“Alhamdulillah, calon jemaah haji kita sangat kooperatif dan mengikuti setiap arahan yang disampaikan petugas,” ujarnya.
Jemaah Diminta Aktif Cari Informasi Resmi
Di tengah proses persiapan keberangkatan, Elly juga mengingatkan calon jemaah haji agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.
Ia meminta jemaah lebih aktif mendapatkan informasi melalui sumber resmi, termasuk dengan datang langsung ke Kantor Kemenhaj Kabupaten Lombok Timur.
Menurutnya, penyampaian informasi dan edukasi kepada jemaah menjadi bagian penting dari pelayanan petugas haji. Hal tersebut diperlukan agar jemaah tidak menjadi korban informasi keliru maupun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Supaya terhindar dari oknum yang tidak bertanggung jawab, jemaah calon haji harus selalu memastikan informasi melalui sumber resmi. Saat ini Kemenhaj RI juga membawa tagar #BongkarMafiaHajidanUmrah, karena itu jemaah harus selalu berhati-hati dalam menerima informasi,” tegasnya.
Tak hanya persoalan administrasi, Elly juga mengingatkan calon jemaah untuk mempersiapkan kondisi fisik sejak dini. Menurutnya, menjaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri untuk menunaikan ibadah haji.
“Jemaah calon haji juga harus menjaga kesehatan dan memenuhi istitha’ah kesehatan,” pungkasnya. (Inc*)
