BNPB menyiarkan Asmara di tengah Bencana (ADB) ini bekerja sama dengan 80 stasiun radio, 60 stasiun radio swasta dan 20 radio komunitas. Kedelapan puluh stasiun tadi tersebar di 20 provinsi. Sandiwara radio ADB sebelumnya mencatat sukses di 2016 dengan 43 juta pendengar yang kala itu tersiar di 20 stasiun radio. Jumpa Fans pemain Sandiwara Radio telah dilakukan 3 kali yaitu di Yogyakarta Lampung dan terakhir di kota Pacitan.Di Pacitan, BNPB bekerjasama dengan BPBD Kab.Pacitan dan Grindulu FM. Masyarakat dan siswa-siswi SMA pun berdatangan untuk menghadiri Jumpa Fans yang bertempat di halaman radio Grindulu FM. Perwakilan BPBD Kab.Pacitan Diannita menyampaikan rasa terimakasihnya kepada BNPB atas kegiatan ini karena tahun lalu juga sudah dipercaya untuk pagelaran wayang kulit dengan tema Budaya Sadar Bencana. Jumpa Fans Pemain sandiwara radio ini juga sekaligus ajang edukasi bagi masyarakat dan siswa sekolah yang hadir mengenai pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Sementara itu, Ferry Fadli sebagai pemeran Jatmiko menyampaikan bahwa melalui sandiwara radio ini kita seperti diingatkan kembali supaya kita juga mendengar orang lain.
Ia menambahkan bahwa sandiwara radio Asrama di tengah bencana ini memiliki pesan untuk masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan.
Ia menambahkan bahwa sandiwara radio Asrama di tengah bencana ini memiliki pesan untuk masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan.
