Wakil
Ketua Komisi XI DPR Marwan Cik Asan menyatakan dukungannya terhadap program
Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang telah berjalan selama 2 tahun ini. Hal
itu dinyatakannya pada saat memimpin Tim Kunjungan Spesifik Komisi XI ke
Padang, Provinsi Sumatera Barat, Senin (16/10/2017).
"Kita dukung kegiatan ini
dan salah satu dukungannya itu kita turun ke lapangan dan bertanya langsung
dengan masyarakat tentang manfaat dari program ini. Kalau ternyata memang
benar-benar bermanfaat untuk masyarakat tentu itu juga merekatkan persatuan dan
tentu akan kita dukung," ujar Marwan.
Tim Komisi XI DPR melakukan
kunjungan langsung ke lapangan dan melihat upacara rutin ibu-ibu rumah tangga
yang diadakan oleh PNM kepada masyarakat. Diketahui langsung dari pihak PNM
salah satu syarat program pembiayaan ini memang nasabahnya 'harus' ibu-ibu pra
sejahtera.
Dengan adanya program ini
Marwan berharap dapat menggerakkan ekonomi masyarakat dan ibu rumah tangga.
"Dengan pembiayaan ini kita harapkan keluarga itu bukan hanya suami saja
yang mencari nafkah tetapi juga ibu rumah tangga bisa membantu perekonomian
tanpa meninggalkan tugas utama mereka membina keluarga," ujarnya.
Salah satu yang menjadi
perhatian Komisi XI DPR adalah masih tingginya suku bunga dari program tersebut
yang diakibatkan oleh sumber dana yang didapatkan masih dari obligasi.
"Harapannya ke depan PIP menyiapkan suku bunga kisaran 2% sampai 4% dan
kalau sudah berjalan di akhir tahun ini maksimal jatuhnya ke masyarakat tidak
lebih dari 10%," ujar Marwan.
Kunjungan Komisi XI
ke Padang dalam rangka melihat penyaluran kredit usaha mikro, dimana salah satu
lembaga yang ditugaskan adalah PIP (Pusat Investasi Pemerintah) dan yang
melaksanakan adalah PNM (Permodalan Nasional Madani). (Eno,mp)