![]() |
| POLRES LOTIM BERSAMA WAKIL BUPATI LOTIM H. HAERUL WARISIN |
Infotersebar : Lotim – Jelang dilaksanakannya pemilihan kepala desa serentak di 159 desa
se-Lombok Timur 13 Desember 2017 mendatang. Kepolisian Resor Lombok Timur telah
menyiagakan seluruh personelnya untuk menjamin terlaksananya ajang demokrasi di
tingkat desa tersebut dengan aman dan tertib. Hal ini disampaikan Kapolres
Lombok Timur, AKBP Wingky Adhityo Kusumo usai digelar apel besar poskamling
yang dirangkaikan dengan kesiapan pengamanan pilkades serentak yang
dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (11/9) kemarin.
Untuk pengamanan
ini, pihaknya akan memetakan wilayah mana saja yang rawan terjadi gangguan
kamtibmas, khususnya pada saat dilaksanakan pemungutan suara. Sehingga, untuk lokasi-lokasi
yang dinyatakan rawan, aparat kepolisian akan ditempatkan secara intensif untuk
mengawasi situasi secara intensif.
Karena keterbatasan
personel, khusus di daerah-daerah yang tergolong aman, 1 orang petugas dapat
saja mengawasi 2 atau 3 tempat pemungutan suara (TPS). Sedangkan, untuk TPS
yang rawan, maka akan ditempatkan 1 petugas yang akan standby mengawal setiap
proses pada pelaksanaan pemungutan suara.
Mengawal proses
pelaksanaan pilkades serentak yang jumlah pesertanya cukup banyak, yakni 159
desa, bukanlah tugas yang ringan. Sedangkan, personel yang dimiliki Polres
Lombok Timur belum memadai. Karena itu, menurut Kapolres, sangat dimungkinkan
pihaknya akan melibatkan bantuan personel dari Polda NTB.
Sementara itu, Wakil
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin sebelumnya, pada saat menjadi Pembina
Upacara pada saat apel besar poskamling tersebut mengungkapkan bahwa dibutuhkan
sinergitas semua pihak dalam mewujudkan situasi yang aman dan terkendali. Polri
tidak dapat berdiri sendiri, karena itulah, peranan 4 pilar kamtibmas harus
bergerak beriringan. (kis)
